dankuda yang menyerang (dengan tiba-tiba) pada waktu pagi, sungguh, manusia itu sangat ingkar, (tidak bersyukur) kepada Tuhannya, dan sesungguhnya dia (manusia) menyaksikan (mengakui) keingkarannya, dan sesungguhnya cintanya kepada harta benar-benar berlebihan. Maka tidakkah dia mengetahui apabila apa yang di dalam kubur dikeluarkan, Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan." [Al-Furqan (25): 23] , bahwa ketidak-ikhlasan menghancurkan amal, besar maupun kecil. Dan dengan demikian berarti kita telah membuat perjuangan kita bertahun-tahun sia-sia belaka. Allah swt. berfirman: [Thaha (20): 111]. YxVv. Surat Al-Ikhlas adalah salah satu surat dalam Al-Quran yang sangat penting dan memiliki banyak keutamaan. Surat ini terdiri dari empat ayat yang sangat mudah untuk dihafal dan dipelajari. Selain itu, Surat Al-Ikhlas juga memiliki manfaat yang luar biasa, salah satunya adalah untuk menghancurkan musuh. Keutamaan Surat Al-Ikhlas Sebelum membahas bagaimana Surat Al-Ikhlas dapat digunakan untuk menghancurkan musuh, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu keutamaan dari surat ini. Surat Al-Ikhlas merupakan salah satu surat yang sangat dianjurkan untuk dibaca dalam ibadah sehari-hari. Salah satu keutamaan dari Surat Al-Ikhlas adalah sebagai penghapus dosa. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW pernah bersabda, “Siapa yang membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak tiga kali dalam sehari, maka Allah akan mengampuni dosanya meskipun dosanya sebanyak buih di lautan.” Selain itu, Surat Al-Ikhlas juga memiliki manfaat untuk mendatangkan rizki yang berlimpah. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW pernah bersabda, “Siapa yang membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak sepuluh kali setiap malam, maka Allah akan membangun istana di surga untuknya.” Menghancurkan Musuh dengan Surat Al-Ikhlas Surat Al-Ikhlas juga bisa digunakan untuk menghancurkan musuh. Bagaimana caranya? Pertama-tama, kita harus memperbanyak membaca Surat Al-Ikhlas dengan penuh keyakinan dan keikhlasan. Kita juga harus yakin bahwa Allah SWT akan memberikan pertolongan kepada kita. Selain itu, kita juga harus memperbanyak berdzikir dan berdoa kepada Allah SWT. Kita harus memohon kepada-Nya agar Dia memberikan bantuan kepada kita dalam menghadapi musuh. Berdoa juga bisa menjadi senjata yang sangat ampuh dalam menghancurkan musuh. Terakhir, kita juga harus memperbanyak sedekah. Sedekah adalah salah satu amal yang sangat dianjurkan dalam Islam. Dengan bersedekah, kita bisa mendapatkan berbagai macam keberkahan dari Allah SWT dan juga bisa menghancurkan musuh kita. Kesimpulan Surat Al-Ikhlas adalah salah satu surat yang sangat penting dalam Al-Quran. Surat ini memiliki banyak keutamaan, salah satunya adalah untuk menghancurkan musuh. Untuk menghancurkan musuh dengan Surat Al-Ikhlas, kita harus memperbanyak membaca Surat Al-Ikhlas dengan penuh keyakinan dan keikhlasan, memperbanyak berdzikir dan berdoa kepada Allah SWT, serta memperbanyak sedekah. Dengan melakukannya, Insya Allah musuh kita akan terhancurkan dan kita akan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. 2020-04-12 - Surat Al Ikhlas adalah salah satu surat di dalam Al-Quran yang mempunyai banyak keutamaan. Surat ke-112 di dalam Al-Quran ini termasuk dalam surat Makkiyah karena surat Al Ikhlas diturunkan di kota Makkah. Secara total surat ini terdiri dari 4 ayat dengan 15 kalimat dan 47 huruf yang ada di dalam surat Al Ikhlas. Berikut adalah ulasan tentang surat Al Ikhlas diturunkan di kota Makkah, mulai dari sejarah hingga keutamaan dibaliknya! Sejarah Surat Al Ikhlas Mengutip pada berbagai sumber, Asbabun nuzul Surat Al Ikhlas diturunkan di kota Makkah sebagai bentuk penekanan akan keesaan Allah SWT. Dikisahkan pada sebuah zaman terdapat sekumpulan orang kafir Quraisy yang mempertanyakan tentang Tuhan yang disembah oleh Nabi Muhammad SAW. Baca Juga Setara dengan Sepertiga Al Quran, Ini Arti Surat Al Ikhlas dan Keutamaannya Kejadian itu dimulai saat Rasulullah SAW hendak Hijrah menuju Madinah. Pada kesempatan yang sama ternyata orang kafir Quraisy sedang merencanakan pembunuhan kepada Nabi Muhamamd pada saat beliau berangkat menuju Madinah. Salah satu dari orang kafir Quraisy lalu bertanya kepada Rasulullah Hai Muhammad, terangkanlah kepadaku tentang Tuhanmu. Bagaimana Dia mempunyai kekuatan seperti itu, apakah Tuhanmu terbuat dari emas atau perak? Pada saat itu juga malaikat Jibril turun dan memberi wahyu kepada Nabi Muhammad. Wahyu dari Allah SWT tersebut sebagai jawaban atas pertanyaan orang kafir Quraisy. Lalu hal tersebut kemudian diabadikan dalam surat Al Ikhlas. Isi dan Arti Surat Al Ikhlas Surah Al Ikhlas - Surat Al Ikhlas Diturunkan di Kota Makkah1. Qul huwal laahu ahad Baca Juga Urutan Bacaan Surat Pendek Witir 3 Rakaat Sesuai Sunnah, Perhatikan Rakaat Terakhir! Artinya Katakanlah Muhammad, "Dialah Allah, Yang Maha Esa. 2. Allah hus-samad Artinya Allah tempat meminta segala sesuatu. 3. Lam yalid wa lam yuulad Allah tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. 4. Wa lam yakul-lahu kufuwan ahad Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia." Keutamaan Surat Al Ikhlas Salah satu keutamaan membaca surat Al Ikhlas adalah mendapat ampunan dari Allah SWT atas dosa yang kita lakukan. Namun disamping itu masih ada banyak sekali keutamaan surat Al Ikhlas yang perlu anda ketahui. Berikut adalah keutamaan dari membaca surat Al Ikhlas diturunkan di kota Makkah 1. Dibangunkan rumah di surga Dari Mu’dz bin Anas al-Jahni, sahabat Nabi, dari Rasulullah SAW yag bersabda Barangsiapa yang membaca qul huwa allah al-ahad hingga menghatamkannya sebanyak sepuluh kali, maka Allah akan membangunkan untuknya sebuah istana di dalam surga’. Maka berkata Umar bin Khatab, jika lebih banyak lagi Ya Rasulullah?’, Rasulullah SAW menjawab Allah memperbanyak menambahkannya dan membaikkan membalasnya dengan yang lebih baik.” HR At Thabrani. 2. Dicintai Allah SWT Hal ini dijelaskan melalui hadits yang artinya Tanyakanlah kepadanya kenapa ia melakukan hal itu?” Lalu mereka pun menanyakan kepadanya. Ia menjawab, “Karena di dalamnya terdapat sifat Ar Rahman, dan aku senang untuk selalu membacanya.” Mendengar itu Rasulullah SAW bersabda “Beritahukanlah kepadanya bahwa Allah Ta’ala juga mencintainya.” HR Bukhari dan Muslim 3. Setara dengan pahala membaca sepertiga Al-Quran “Dari Abu Darda’ bahwa Rasulullah SAW bersabda Apakah seorang di antara kalian tidak mampu untuk membaca sepertiga Al Qur’an dalam semalam?’ Mereka mengatakan Bagaimana kami bisa membaca seperti Alquran?” Lalu Nabi bersabda Qul huwallahu ahad itu sebanding dengan sepertiga Al Qur’an.” HR Muslim. 4. Membaca Tiga Kali seperti Mengkhatamkan Alquran Diriwayatkan dari Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW bersabda Barangsiapa membaca surat Al Ikhlas sekali, maka seakan-akan dia membaca sepertiga Alquran, dan barangsiapa membacanya dua kali, maka seakan-akan membaca dua pertiga Alquran, dan barangsiapa membacanya tiga kali, seakan-akan ia membaca AlQuran seluruhnya.” HR Anas bin Malik. 5. Doanya Akan Diijabah Dari Abdullah bin Buraidah dari Bapaknya, sesungguhnya Nabi SAW mendengar seseorang berkata Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu, Sungguh Engkau Allah dzat yang Ahad, yang tidak tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada sesuatupun yang setara dengan-Nya’. Maka beliau bersabda ’Sungguh, dia meminta kepada Allah dengan Nama-Nya yang agung, yang jika seseorang meminta dengan Nama tersebut, maka permintaannya akan diberikan, dan jika berdo’a dengan nama tersebut, maka doanya akan dikabulkan.” HR Ahmad. Demikian adalah ulasan tentang surat Al Ikhlas diturunkan di kota Makkah dari sejarah, arti dan keutamaanya. Setelah mengetahui informasi ini semoga tingkat keimanan kita kepada Allah SWT terus bertambah. Kontributor Dhea Alif Fatikha - Surat Al Ikhlas adalah salah satu surat pendek yang terdapat pada juz ke 30 di dalam kitab suci Al Quran. Surat Al Ikhlas ini berisi tentang tauhid kepada Allah SWT. Tauhid merupakan konsep dalam Islam yang menyatakan tentang keesaan Allah SWT. Al Ikhlas adalah surah ke-112 di dalam Al Quran, yang tergolong surah Makkiyah serta terdiri atas 4 ayat. Berikut ini adalah bacaan surat Al Ikhlas. Sebelum membacanya, jangan lupa mendahuluinya dengan bacaan basmallah. " huwallahu yalid wa lam lam yakul lahu kufuwan ahad".Artinya "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih, lagi Maha Muhammad, “Dialah Allah, Yang Maha Esa”.Allah tempat meminta segala sesuatu.Allah tidak beranak dan tidak pula tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia".Isi pokok surat Al Ikhlas adalah tentang penegasan terhadap keesaan Allah SWT. Surat Al Ikhlas juga mengajarkan kita untuk menolak segala bentuk penyekutuan terhadap Allah SWT. Baca Juga Seratusan Bacaleg di Aceh Gugur Gegara Tak Ikut Baca Al-Qur'an Keutamaan Surat Al Ikhlas Surah Al Ikhlas memiliki arti “Memurnikan Keesaan Allah SWT”. Terdapat banyak sekali keutamaan jika kita mengamalkan surat Al Ikhlas, salah satunya adalah membaca Al Ikhlas 1 kali setara dengan membaca sepertiga Al Quran. Hal ini juga dijelaskan di dalam sebuah hadis yang berbunyi Dari Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu anhu dia berkata Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya surah Al Ikhlas sebanding dengan sepertiga Al Quran". Jika surat Al Ikhlas diistiqamahkan membacanya setiap selesai shalat, baik shalat fardhu maupun shalat sunnah, maka akan dimudahkan jalan kita menuju surga. Selain itu, surat Al Ikhlas juga memiliki keutamaan lainnya, seperti 1. Bisa mengusir gundah dan memudahkan tidur. Biasakan untuk membaca doa sebelum tidur terlebih dahulu. Setelah itu, bacalah surah Al Ikhlas, Al Falaaq, An Nass, dan Al Fatihah, sembari diniatkan meminta diberi ketenangan hati oleh Allah SWT agar bisa segera beristirahat di malam hari. Baca Juga Pimpinan Ponpes Al-Zaytun Sebut Al-Qur'an Kalam Nabi Muhammad SAW Kalau Allah Berbahasa Arab, Susah Nanti... 2. Memperlancar rezeki. Dengan membaca surat Al Ikhlas sebanyak kali secara istiqamah. Bacalah surah Al Ikhlas dengan penuh ketekunan dan maksud memohon kepada Allah SWT supaya dimudahkan dalam urusan rezeki. إِنْ أَحْسَنتُمْ أَحْسَنتُمْ لِأَنفُسِكُمْ ۖ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا ۚ فَإِذَا جَآءَ وَعْدُ ٱلْءَاخِرَةِ لِيَسُۥٓـُٔوا۟ وُجُوهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا۟ ٱلْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوهُ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَلِيُتَبِّرُوا۟ مَا عَلَوْا۟ تَتْبِيرًا Arab-Latin In aḥsantum aḥsantum li`anfusikum, wa in asa`tum fa lahā, fa iżā jā`a wa'dul-ākhirati liyasū`ụ wujụhakum wa liyadkhulul-masjida kamā dakhalụhu awwala marratiw wa liyutabbirụ mā 'alau tatbīrāArtinya Jika kamu berbuat baik berarti kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka kejahatan itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi kejahatan yang kedua, Kami datangkan orang-orang lain untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai. Al-Isra 6 ✵ Al-Isra 8 »Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangKandungan Berharga Berkaitan Dengan Surat Al-Isra Ayat 7 Paragraf di atas merupakan Surat Al-Isra Ayat 7 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada kumpulan kandungan berharga dari ayat ini. Tersedia kumpulan penjabaran dari beragam mufassirun terkait isi surat Al-Isra ayat 7, sebagiannya seperti terlampir📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi ArabiaJika kalian baik dalam perbuatan-perbuatan dan uacapan-ucapan kalian, Sesungguhnya kalian berarti telah berbuat baik terhadap diri kalian sendiri. Sebab pahalanya kembali kepada kalian. Bila kalain bertindak buruk, maka hukumannyajuga berbalik mengenai kalian sendiri. Jika nanti telah tiba ketetapan terjadinya kerusakan kedua yang kalian perbuat, maka Kami akan menjadikan musuh kalian berkuasa atas kalain kembali, untuk menghinakan dan mengalahkan kalian, sehingga tampaklah bekas-bekas penghinaan dan penistaan pada wajah-wajah kalian dan lalu merangsek masuk menghadapi kalain ke dalam baitul maqdis untuk menghancurkannya sebagaimana mereka dahulu pernah menghancurkannya, dan kemudian meluluhlantahkan semua yang mereka miliki sehabis-habisnya secara total.📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid Imam Masjidil Haram7. Wahai Bani Israil! Seandainya kalian memperbaiki amalan kalian, dan mengerjakannya sesuai tata cara yang diperintahkan, niscaya ganjaran amalan tersebut pasti kembali pada diri kalian, sebab Allah tidak membutuhkan amalan-amalan tersebut. Sebaliknya, andai kalian berbuat keburukan maka balasannya juga akan kembali kepada kalian, sebab kebaikan amalan kalian sama sekali tidaklah memberikan manfaat kepada Allah, dan keburukan kalian tidak pula mendatangkan kerugian bagi-Nya. Apabila masa kerusakan yang kedua telah tiba, Kami akan memberikan kekuasaan pada musuh-musuh kalian agar merendahkan, menginjak-injak harga diri dan menyuramkan wajah kalian dengan menimpakan atas kalian ragam penghinaan dan siksa. Mereka juga pasti akan memasuki Baitul Maqdis lalu menghancurkannya sebagaimana yang mereka lakukan pada penguasaan mereka yang pertama, lalu menghancurkan semua negeri yang mereka kuasai secara menyeluruh.📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah7. Jika kalian baik dalam perkataan dan perbuatan kalian, maka pahalanya akan kembali bagi diri kalian di dunia dan di akhirat; namun jika kalian melakukan keburukan dengan berbuat kekafiran dan kemaksiatan, maka siksaannya juga akan kembali pada diri kalian. Dan jika kerusakan kedua telah kalian perbuat, maka Kami akan menjadikan kalian kembali dikuasai para musuh agar mereka menghinakan dan menindas kalian, dan agar mereka dapat memasuki Baitul Maqdis untuk menghancurkannya kembali sebagaimana yang terjadi ketika kalian melakukan kerusakan yang pertama; musuh-musuh itu akan menghancurkan dan membinasakan segala yang dapat mereka kuasai, seperti yang terjadi ketika datang serangan Bukhtanasshar, raja negeri Babil yang terletak sekitar 100 km selatan dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah7. إِنْ أَحْسَنتُمْ Jika kamu berbuat baik Yakni jika perkataan dan perbuatan kalian sesuai dengan yang diperintahkan kepada kalian. أَحْسَنتُمْ لِأَنفُسِكُمْ ۖ kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri Sebab balasan dari hal tersebut akan kembali kepada kalian. وَإِنْ أَسَأْتُمْ dan jika kamu berbuat jahat Dalam perkataan dan perbuatan kalian. فَلَهَا ۚ maka kejahatan itu bagi dirimu sendiri Yakni berarti kalian telah bebuat jahat pada diri kalian sendiri. فَإِذَا جَآءَ وَعْدُ الْاٰخِرَةِ dan apabila datang saat hukuman bagi kejahatan yang kedua Yakni jika telah datang waktu dari hukuman kedua yang dijanjikan kepada mereka. لِيَسُۥٓـُٔوا۟ وُجُوهَكُمْ untuk menyuramkan muka-muka kamu Yakni Kami akan menguatkan musuh kalian agar mereka dapat berbuat sesuatu yang menghinakan kalian sehingga pada wajah kalian akan nampak tanda kekalahan, kehinaan, dan aib setelah kalian dulunya menyombongkan diri dan angkuh. وَلِيَدْخُلُوا۟ الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوهُ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَلِيُتَبِّرُوا۟ dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan Yakni untuk menghancurkan dan membinasakan. مَا عَلَوْا۟ apa saja yang mereka kuasai Yakni apa yang mereka kuasai dari negeri kalian. Atau semasa mereka berkuasa. تَتْبِيرًاsehabis-habisnya Yakni sehancur-hancurnya. Sebagian ulama berpendapat bahwa kemungkinan terjadinya kejahatan mereka kali kedua adalah apa yang terjadi pada saat ini. Dan kebinasaan datang dari senjata-senjata perang yang datang dari arah atas seperti pesawat-pesawat jet, roket-roket dan lain sebagainya. Waallahu a’lam.📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah7. Jika kalian memperbaiki perbuatan dan perkataan kalian dengan menaati Tuhan kalian maka kalian telah berbuat baik pada diri kalian, karena imbalan atas hal itu adalah bagi kalian sendiri. Dan jika kalian berbuat kerusakan dan kemaksiatan maka atas kalian itu musibah yang buruk. Dan apabila telah datang saat lain hukuman lain atas kerusakan kedua di bumi, Kami akan mengutus mereka kaum dari Babilonia agar mereka memberi dampak buruk, hina dan menyedihkan bagi kalian, yaitu agar mereka memberi kalian kehinaan, penderitaan dan keburukan, lalu mereka masuk ke dalam Baitul Maqdis dan menghancurkannya, sebagaimana mereka masuk ke dalamnya pertama kali, kemudian mereka merobohkan dan memberi kehancuran yang dahsyat terhadap sesuatu yang mendominasi mereka, yaitu negeri kalian.📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah{Jika kalian berbuat baik, maka kalian telah berbuat baik untuk diri kalian sendiri. Jika kalian berbuat jahat, maka itu untuk diri kalian} menimpa kalian {Apabila datang waktu yang kedua} waktu kerusakan dan kesombongan yang kedua {untuk menyuramkan} untuk menghinakan dan merendahkan {wajah kalian untuk memasuki masjid} Baitul maqdis {sebagaimana memasukinya ketika pertama kali, dan untuk membinasakan} menghancurkan {apa yang mereka kuasai} apa yang mereka kuasai yaitu negeri-negeri kalian {dengan kehancuran yang sempurna} dengan kehancuran yang sempurnaMau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H7. “Jika kamu berbuat baik, berarti kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri,” karena manfaat dari perbuatan baik kalian kembali kepada kalian sendiri bukan kepada orang lain, bahkan saat kalian masih berada di dunia, seperti yang telah kalian saksikan, berupa kemenangan kalian terhadap musuh-musuh kalian “dan jika kamu berbuat jahat, maka kejahatan itu bagi dirimu sendiri,” kepada diri kalian sendirilah bahaya itu berbalik arah, sebagaimana yang telah Allah perlihatkan kepada kalian berupa penguasaan musuh atas kalian “dan apabila datang saat hukuman bagi kejahatan yang kedua,” yaitu kejadian berikutnya yang kalian berbuat kembali kerusakan di muka bumi pada waktu tersebut, maka Allah akan memberikan kekuasaan musuh-musuh atas kalian juga. “Kami datangkan orang-orang lain untuk menyuramkan muka-muka kamu,” melalui kemenangan mereka atas kalian dan keberhasilan menawan kalian. “Supaya mereka masuk ke dalam Masjidil Haram sebagaimana mereka dahulu pernah masuk untuk yang pertama kalinya,” masjid yang dimaksudkan dalam ayat ini adalah masjid Baitul Maqdis “dan untuk membinasakan,” meruntuhkan dan menghancurkan “apa saja yang mereka kuasai,” atas kekuasaan yang mereka pegangi “sehabis-habisnya,” maka mereka akan menghancurkan rumah-rumah, masjid-masjid serta lading-ladang kalian.📚 Aisarut Tafasir / Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mudarris tafsir di Masjid NabawiMakna kata إِنۡ أَحۡسَنتُمۡ in ahsantum jika kalian taat kepada Allah dan Rasul-Nya dengan ikhlas dan menjalankannya sesuai dengan yang telah disyariatkan. أَحۡسَنتُمۡ لِأَنفُسِكُمۡۖ ahsantum li`anfusikum pahala dan balasan yang baik kelak akan kembali kepada kalian sendiri tidak kepada yang lain. وَإِنۡ أَسَأۡتُمۡ wa in asa`tum jika kalian buruk dalam ketaatan, maka hukuman akan keburukan yang kalian lakukan akan kembali kepada diri kalian. لِيَسُ‍ُٔواْ وُجُوهَكُمۡ liyasuu`uu wujuuhakum agar mereka menjelekkan wajah mereka dengan bencana dan kelamnya kesedihan, dan mereka dalam keadaan hina. وَلِيَدۡخُلُواْ ٱلۡمَسۡجِدَ wa liyadkhulul masjid yaitu Baitul Maqdis. وَلِيُتَبِّرُواْ مَا عَلَوۡاْ تَتۡبِيرًا wa liyutabbiruu maa alau tatbiiraa agar mereka menghancurkan sehancur-hancurnya apa yang telah mereka kuasai berupa negeri Bani Israil. Makna ayat Konteks ayat masih berkisah tentang Bani Israil. Setelah Allah ta’ala mengabarkan apa yang telah diputuskan dalam kitab mereka, bahwa mereka akan berbuat kerusakan di bumi sebanyak dua kali dan berbuat kesombongan yang besar. Tatkala datang waktu pertama, Allah mengutus kepada mereka orang-orang yang kuat dan bengis, merekalah Jalut dan tentaranya, lalu mereka membunuh dan merampas Bani Israil. Kemudian Allah ta’ala memberikan kesempatan kepada mereka untuk membalas, lantas mereka menang dan Daud berhasil membunuh Jalut, muncullah sebuah negara yang besar yang memiliki pasukan perang terbanyak dan daerah kekuasaan terluas, karena mereka kembali kepada Allah dan mengamalkan kitab-Nya dan berpegang teguh kepada syariat-Nya, di sinilah Allah ta’ala berfirman “Jika kamu berbuat baik, maka itu untuk dirimu sendiri...” jika kalian berbuat baik dengan mengikuti kebenaran dan berpegang teguh taat kepada Allah dan rasul-Nya dengan melaksanakan kewajiban, menjauhi larangan, serta berpegang teguh dengan ajaran Allah ta’ala untuk memperbaiki manusia. Namun, jika kalian berbuat buruk; meninggalkan syari’at, tenggelam dalam kelezatan dan syahwat, maka hasilnya akan kembali kepada diri kalian sendiri sesuai dengan ketentuan Allah ta’ala “Barang siapa mengerjakan kejahatan, niscaya akan dibalas sesuai dengan kejahatan itu, dan dia tidak akan mendapatkan pelindung dan penolong selain Allah.” [Qs. An-Nisa` 123] Firman-Nya ta’ala “Apabila datang janji yang terakhir...” yaitu waktu yang ditentukan; yang kedua setelah pertama, Allah kembali mengutus kepada mereka hamba-hamba-Nya; Nebukadnezar Bikhatunshar dan bala tentaranya, Allah mengutus mereka untuk menjadikan wajah Bani Israil hitam karena apa yang mereka rasakan berupa kesedihan dan kehinaan “agar mereka memasuki masjid...” yaitu Baitul Maqdis, sebagaimana mereka memasukinya pertama kali “sehingga mereka menghancurkan...” memusnahkan “apa yang mereka kuasai...” yang mereka dapatkan dari rumah-rumah Bani Israil “sehancur-hancurnya.” Menghancurkannya secara total. Hal ini terjadi tatkala mereka membunuh Zakaria, Yahya alaihimas salam, dan banyak ulama, serta setelah muncul kefasikan di kalangan mereka, para wanita yang berhias, berbuat keji, dan memakai hak tinggi, sebagaimana yang Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Pelajaran dari ayat • Kebenaran janji Allah ta’ala. • Penegasan kenabian Nabi shallallahu alaihi wa sallam, karena kabar seperti ini tidak akan bisa diceritakan kecuali oleh nabi yang mendapat wahyu. • Penegasan kaidah barang siapa yang beramal saleh, itu untuk dirinya, begitu pula dengan keburukan.📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, Al-Isra ayat 7 Karena manfaatnya kembali kepada kamu, bahkan ketika di dunia, saat kamu berbuat ihsan kamu dapat mengalahkan musuhmu. Sebagaimana Allah Subhaanahu wa Ta'aala telah memberikan kekuasaan kepada musuhmu terhadap kamu ketika kamu melakukan berbagai kemaksiatan. Yakni membuatmu sedih dengan kesedihan yang nampak di wajahmu karena adanya pembunuhan dan penawanan. Sebagaimana sebelumnya. Mereka membinasakan rumah-rumahmu, masjid-masjid, dan ladang tempat kamu bercocok dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Isra Ayat 7Jika kamu berbuat baik dengan menaati perintah Allah dan rasul-Nya serta melakukan kebijakan kepada sesamanya, berarti kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri, karena balasan yang kamu peroleh dari kebaikan itu. Dan jika kamu berbuat jahat, makakerugian kejahatanitujugauntuk dirimu sendiri, karena akibat dari kejahatan akan menimpamu. Selanjutnya dinyatakan kejahatan yang kedua yang diperbuat oleh kaum bani israil dan azab Allah yang ditimpakan atas mereka dinyatakan dalam firmannya, dan apabila datang saat hukuman kejahatan yang kedua, yang telah kami tetapkan di dalam kitab itu, kami datangkan orang-orang lain untuk menyiksamu sehingga menyuramkan wajah-wajahmu, akibat kesedihan dan penderitaan yang kamu alami, dan mereka, yakni musuhmusuhmu masuk ke dalam masjid, yakni masjidil aqsa, guna menyiksa dan membunuhmu sebagaimana mereka memasukinya pada kali pertama guna menyiksa dan membunuhmu akibat kejahatan kamu yang pertama, dan mereka memasukinya dengan tujuan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai. Allah yang maha pengasih tidak menutup rahmat-Nya kepada siapa yang mau bertobat dari kejahatan dan kembali kepada jalan yang benar. Allah menyatakan, mudah-Mudahan tuhanmu akan melimpahkan rahmat kepadamu, setelah kali yang kedua kejahatan yang kamu lakukan, dan kamu sungguh-sungguh bertobat kepada Allah, tetapi jika kamu kembali kepada kedurhakaan dengan melakukan kejahatan lagi, niscaya kami kembali mengazabmu di dunia dan kelak di akhirat kami jadikan neraka jahanam penjara atau hamparan tempat duduk bagi orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang Demikian variasi penjelasan dari banyak ulama tafsir mengenai kandungan dan arti surat Al-Isra ayat 7 arab-latin dan artinya, semoga membawa manfaat bagi kita semua. Support perjuangan kami dengan memberi hyperlink ke halaman ini atau ke halaman depan Konten Terbanyak Dikaji Telaah ratusan topik yang terbanyak dikaji, seperti surat/ayat Do’a Setelah Adzan, Al-Kafirun, An-Naba, Adh-Dhuha, Al-Isra 32, Yusuf 28. Ada pula Al-Hujurat 13, Al-A’la, Al-Fatihah, Seribu Dinar, Al-Falaq, Al-Qadr. Do’a Setelah AdzanAl-KafirunAn-NabaAdh-DhuhaAl-Isra 32Yusuf 28Al-Hujurat 13Al-A’laAl-FatihahSeribu DinarAl-FalaqAl-Qadr Pencarian al imran 185, qs al maidah, yusuf 28, surat thaha ayat 14, al imran ayat 159 latin Dapatkan amal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat. Plus dapatkan bonus buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" secara 100% free, 100% gratis Caranya, salin text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga 3 group WhatsApp yang Anda ikuti Silahkan nikmati kemudahan dari Allah Ta’ala untuk membaca al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik surat yang mau dibaca, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar tafsir lengkap untuk ayat tersebut 🔗 *Mari beramal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat ini* Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol "Dapatkan Bonus" di bawah

menghancurkan musuh dengan surat al ikhlas